Rabu, 10 Muharram 1430 / 7 January 2009 
 

Perkantoran Ciputat Indah Permai
Jl. Ir. H. Juanda No. 50
Blok B-8 Ciputat 15419
Telp. +62 21 741 4482
Fax. +62 21 742 0664
Email : info@aksicepattanggap.com
 
ACT diaudit oleh KAP Syarif Basyir, a member of Russell Bedford International

 
Kemanusiaan :

Bank Central Asia
Acc. No. 676 030 3133
(Swift Code: Cenaidja)

Bank Syariah Mandiri
Acc. No. 004 011 9999

Bank Mandiri
Acc. No. 128 000 4555 808

Bank Muamalat Indonesia
Acc. No. 304 0022 915

Bank Negara Indonesia Syariah
Acc. No. 009 611 0239

Zakat :

Bank Syariah Mandiri
Acc. No. 101 000 9990

Bank Mandiri
Acc. No. 128 000 4793 136

Infaq/Sedekah :

Bank Central Asia
Acc. No. 676 030 0860

Bank Permata Syariah
Acc. No. 0971 001224

QURBANKU PROGRAM PEMBERDAYAAN QURBAN UNTUK KEMANUSIAAN DAN SOLIDARITAS
2008-10-30 09:46:40

“QHS”

PROGRAM PEMBERDAYAAN QURBAN UNTUK KEMANUSIAAN DAN SOLIDARITAS

 

SEPUTAR FILOSOFI QURBAN

1. Definisi :

Qurban merupakan suatu aktivitas ibadah masyarakat Muslim dalam bentuk penyembelihan hewan ternak pada hari raya Idul Adha yang tatacaranya diatur menurut kaidah syariah Islam.

2. Karakteristik Qurban  :

  • Qurban identik dengan pemotongan hewan ternak yang disyaratkan Syariah Islam
  • Dilaksanakan mengiringi perayaan hari raya Idul Adha
  • Hari Raya Idul Adha merupakan hari raya Istimewa bagi kaum Muslimin karena merupakan perayaan paling akbar, paling besar, sehingga sering disebut sebagai Raya Agung, meskipun hari raya idul Fitri sering dirayakan lebih meriah
  • Dilakukan setiap satu tahun satu kali pada bulan Zulhijah, pada tanggal 10,11,12, dan 13
  • Dilaksanakan setelah Wukuf di Padang Arafah yang merupakan salah satu ritual terpenting dalam rangkaian ibadah Haji
  • Qurban bisa dilakukan atas nama individu, meskipun juga  bisa dilakukan secara  bersama-sama

3. Urgensi Qurban

  • Qurban adalah produk Syariah Islam yang mengadung konsekuensi mengikat setiap Muslim untuk menjalankanya jika mampu sebagai sunah mu’aqad (dikuatkan, ditekankan untuk dilaksanakan, hampir menyamai ibadah wajib)
  • Adanya syariah Qurban dalam Islam merupakan salah satu bentuk dan wujud kesempurnaan Islam sebagai rahmatan lil’alamin, membawa rahmat univeral untuk semua manusia.
  • Ibadah Qurban merupakan salah satu furqon, pembeda, yang menegaskan keunikan dan keunggulan Islam dibandingkan dengan ajaran dan agama apapun
  • Melaksanakan Qurban adalah ibadah sekaligus syiar da’wah Islamiyah

4. Fungsi Qurban

a. Sebagai Ibadah ritual :

·         Qurban merupakan simbol penghambaan seorang Muslim kepada sang khaliq,

·         Qurban merupakan tanda kemukminan seorang muslim sejati, Muslin taat, Muslim taqwa

·         Qurban merupakan wujud rasa syukur seorang Muslim kepada Allah SWT sekaligus sebagai bentuk kepedulian kepada sesama

·         Qurban merupakn sarana menuju kesempurnaan ibadah dan ketaqwaan seorang Muslim

·         Salah satu pahala ibadah Qurban adalah bahwa dari setiap helai bulu ternak Qurban adalah kebajikan bagi sang pequrban

·         Jika dari setiap ternak terdapat sejuta helai bulu, maka sejuta kebajikanlah yang akan diraih oleh sang pequrban

·         Sedemikian besarnya pahala ibadah Qurban, sehingga sepatutnya setiap Muslim akan berusaha dengan segala kemampuanya untuk bisa menunaikannya 

    

b. Sebagai Syi’ar Dawah Islamiyah  :

  • Aktivitas Qurban adalah salah satu bentuk Syiar Dawah Islamiyah,
  • Sedangkan berda’wah merupakan kewajiban setiap Muslim kapanpun dan dimanapun
  • Melalui Qurban umat Islam bisa menunjukkan nilai-nilai dan keagungan Islam kepada umat manusia
  • Qurban sejatinya adalah kesediaan setiap Muslim untuk peduli kepada orang lain
  • Qurban adalah sarana da’wah masyarakat Muslim, bukan sekedar acara ritual belaka
  • Qurban sebagai instrumen da’wah inilah yang menjadi salah satu kepentingan kita mengelola Qurban lebih profesional
  • Saat ini pengelolaan Qurban masih terkesan hanya sekedar agenda serimonial, kalaupun ada lembaga khusus yang menangani Qurban sekalanya masih sangat terbatas, bersifat lokal atau nasional dengan kemampuan menghimpun pequrban dalam jumlah kecil jika dibandingkan dengan jumlah masyarakat Muslim
  • Hal ini bukan saja karena masyarakat Muslim melakukan QURBAN secara tradisionil, sendiri-sendiri saja, tetapi bisa juga disebabkan oleh profesionalitas lembaga pengelola QURBAN yang masih lemah selain jumlahnya juga terbatas
  • Sehingga hasilnya tak cukup signifikan untuk menjadikan Qurban ini sebagai alat propaganda da’wah yang fundamental, meluaskan syiar Islamiyah. 

c. Fungsi Sosial Qurban :

  • Qurban merupakan salah satu bentuk ibadah berdimensi sosial dalam Islam
  • Ibadah qurban  merupakan salah satu bentuk tanggungjawab sosial masyarakat Muslim kepada sesamanya
  • Ibadah qurban merupakan sarana pengokohan manusia sebagai mahluk sosial, karena qurban pastilah ditujukan untuk orang lain
  • Qurban  merupakan sarana untuk melatih kesucian jiwa, melatih kepekaan dan kepedulian  sosial
  • Sehingga Qurban bisa merupakan sarana yang efektif untuk membangkitkan solideritas sosial,
  • Qurban juga bisa menjadi sarana untuk membangun dan mengokohkan persaudaraan antar sesama,
  • Qurban bisa berfungsi sebagai salah satu bentuk instrumen jaminan sosial dalam Islam
  • Dan yang paling penting Qurban haruslah menjadi  sarana untuk melatih kedermawanan (filontrofy), sehingga bisa berperan sebagai solusi untuk mengatasi kemiskinan, bisa berperan untuk membangun kesejahteraan.   

d. Fungsi ekonomi Qurban

  • Qurban identik dengan ternak, tidak bisa dipisahkan dengan hewan ternak
  • Ternak, apapun jenisnya, merupakan asset ekonomi
  • Sehingga ibadah qurban sejatinya juga merupakan aktivitas ekonomi
  • Aktivitas ekonomi merupakan sumber kesejahteraan masyarakat
  • Aktivitas ekonomi haruslah merupakan proses yang terorganisir
  • Proses ekonomi juga merupakan proses transaksi
  • Proses transaksi adalah proses manajemen, proses kompetisi
  • Ternak sebagai asset ekonomi merupakan salah satu sasaran, tujuan, dan target dari ibadah qurban.
  • Jadi fungsi ekonomi Qurban adalah memperkuat asset ekonomi untuk kesejahteraan masyarakat. 

5. Hambatan/permasalahan seputar pengelolaan qurban :

  • Lemahnya pemahaman masyarakat Muslim terhadap Islam, termasuk didalamnya seluk beluk tentang qurban
  • Kurangnya sosialisasi tentang qurban kepada masyarakat
  • Kemiskinan yang mendera masyarakat Muslim, sehingga mayoritas masyarakat Muslim tidak memiliki kemampun berqurban
  • Sementara kelas menengah atas Muslim, masih sangat terbatas yang memiliki kesadaran ber-Islam. Mereka umumnya  merupakan kaum sekuleris, hedonis, dan kurang peduli.
  • Pelaksanaan qurban masih tradisional, belum teroragnisir dengan baik.
  • Lembaga yang khusus menangani qurban masih sangat terbatas
  • Lembaga pengelola qurban masih belum profesional : pengelolaanya masih belum cukup serius, masih temporer belum dikelola secara reguler, SDM pengelolanya bekerja alakadarnya, bukan SDM pilihan yang profesional.
  • Belum ada lembaga pengelola qurban yang benar-benar dipercaya publik
  • Pengelolaan qurban melalui lembaga masih merupakan paradigma baru, eksperimen baru
  • Dan fungsi Qurban sebagai alat syiar da’wah yang signifikan hanya akan berhasil jika qurban dikelola secara terorganisir melalui kelembagaan
  • Jadi mengelola qurban melalui lembaga adalah solusi

QURBAN DAN HUMANITY

  • Humanity padanan katanya adalah kemanusiaan
  • Makna humanity berkaitan erat dengan nilai-nilai, perasaan, dan tanggungjawab manusia atas manusia lainya baik dalam sekala individu maupun komunitas mikro maupun makro
  • Nilai-nilai dan perasaan humanity merupakan prinsip dasar (fitrah) setiap manusia sekaligus menjadikanya sebagai ukuran moral hidup manusia
  • Perasaan “kemanusiaan” adalah anugerah dan modal hidup manusia untuk eksis
  • Manusia yang tidak memiliki atau hilang rasa kemanusiaanya adalah bukan manusia sejati, bahkan akan menjadikanya sebagai sumber biang permasalahan kemanusiaan itu sendiri.
  • Humanity haruslah menjadi sebuah harmoni, bukan sebaliknya.
  • Semua perbuatan destruktif manusia akan menyebabkan hilangnya harmoni itu
  • Oleh karena itu menegakkanya adalah tugas dan tanggunjawab setiap manusia
  • Fungsi humanity bersifat universal, berlaku umum : bisa dijalankan dimanapun, kapanpun, dan oleh siapapun
  • Mengatasi atas gangguan terhadapnya adalah tugas bersama kita sebagai manusia
  • Tanggungjawab kemanusiaan manusia atas manusia lainya adalah ibadah, menjadi ukuran posisi dan derajat manusia dihadapan Tuhanya.
  • Oleh karena itu Qurban sebagai ibadah sosial bisa menjadi solusi untuk membantu membangun harmoni kemanusiaan, membantu mengatasi problem kemanusiaan yang saat ini melanda umat manusia berupa kemiskinan, konflik, bencana alam, ketidakadilan, keserakahan, kesenjangan, dan berbagai permasalahan kemanusiaan lainya.
  • Dan kondisi seperti inilah yang menjadi alasan dan motivasi penting bagi kita untuk mengelola program qurban ini dengan harapan QHS bisa menjadi kontributor dan solusi atas problem kemanusiaan.

QURBAN DAN SOLIDARITAS

  • Qurban berkaitan erat dengan solidaritas
  • Solidaritas sejatinya merupakan salah satu tujuan dari ibadah Qurban
  • Solidaritas merupakan perwujudan dari ibadah Qurban
  • Solidaritas adalah cerminan sikap, akhlak, dan moral
  • Solidartas merupakan parameter, prinsip, dan fitrah kemanusiaan
  • Solidaritas  adalah nilai, karakter, dan budaya
  • Solidaritas adalah solusi berbagai persoalan sosial-kemanusiaan
  • Solidaritas  bisa menjadi instrumen dalam memperkuat kebersaman, kepedulian, toleransi, dan perdamaian
  • Dunia saat ini dihadapkan pada persoalan kurangnya solidaritas antar bangsa
  • Masyarakat yang tidak solider adalah masyarakat yang berpenyakit
  • Berbagai permasalahan sosial kemanusiaan yang mendera masyarakat dunia saat ini diantaranya disebabkan karena hilangnya jiwa solider ini dari hati manusia
  • Masyarakat yang solider adalah masyarakat yang peduli, masyarakat yang berlaku adil, tidak serakah, dan masyarakat yang damai.
  • Dan salah satu tujuan dari program qurban itu adalah membangun budaya solider masyarakat

Dengan demikian definisi QHS :

“ Merupakan program pemberdayaan Qurban sebagai instrumen strategis dalam memperkuat peran solidaritas sosial-ekonomi masyarakat Muslim di seluruh dunia sehingga  tercapai tatanan kemanusiaan yang harmoni, damai, dan sejahtera”

“Strategi membangun keunggulan QHS : QHS dikelola oleh jiwa-jiwa berkarakter sosial enterpreneur dan bussiness enterpreneur,  mengembangkan  paradigma pengelolaan qurban yang moderen, terus menerus melakukan inovasi untuk meraih keunggulan produk (filosofi dan konseptual, menjamin memberikan nilai manfaat yang ideal), keunggulan strategi operasi,sosialisasi,promosi tanpa henti, visualisasi program, dukungan mitra kerja profesional, kemudahan transaksi, dan jaminan mutu pelayanan”

Jakarta, 7 November 2008

Ahyudin

 

 



Donation List
click here to see donors and their donation

Volunteer Sign Up

Volunteer List

Subscribe ACT Mailing List



Bencana Stimulan Ilahiyah
"

Bencana, dimanapun, kapanpun, sebesar apapun, sesungguhnya merupakan program stimulan Allah SWT  untuk direspon – dikelola manusia. Sudah pasti ada hubungan kausalitas antara sebab dan akibat ini. Sunnatullah! Artinya tak mungkin terjadi sesuatu tanpa ada penyebabnya. Sesuatu yang buruk penyebabnya adalah keburukan. Begitu pula sebaliknya, kebaikan itu adalah buah dari kebaikan. Jadi tak mungkin ada bencana tanpa ada penyebabnya. Jika bencana itu kita rasakan sebagai kepahitan, kegelapan, siksaan, kepedihan, dan sejenisnya maka hal itu buah dari yang semakna dengan itu.

"

Ahyudin, Direktur Eksekutif

 


 
© copyright aksicepattanggap.com