|
ACT hadir di Samarinda, salurkan amanah Anda untuk korban banjir 2008-11-10 19:23:51
Jakarta, Senin (10/11). Saat ini ribuan rumah di Samarinda, Kalimantan Timur sejak minggu(09/11) terendam banjir. Banjir setinggi orang dewasa ini sempat melumpuhkan aktifitas warga karena menggenangi jalan-jalan utama di Samarinda dan sekitarnya. Tim Disaster Response ACT pun telah berada di lokasi salurkan amanah Anda bantu korban bangkit dari nestapa.
Curah hujan yang tinggi mengakibatkan Sungai Karang Mumus di Samarinda meluap. Di kawasan yang berdekatan dengan Sungai Karang Mumus ketinggian air pun telah mencapai satu meter. Sampai saat ini ketinggian air Sungai Karang Mumus diperkirakan masih akan terus naik.
Samarinda bukan satu-satunya wilayah yang terendam, ribuan rumah di Sulawesi Barat pun turut terendam banjir. Hujan deras yang mengguyur kabupaten Polewali Mandar dua hari berturut-turut telah menenggelamkan tiga kecamatan antara lain Mapilli, Luyo, dan Campalagian dengan ketinggian sekitar 1,2 meter. Banjir makin diperparah dengan meluapnya Sungai Maloso yang membelah kabupaten tersebut.
Seperti tak mau kalah, banjir bandang dan tanah longsor akibat hujan deras di kawasan Malalak sejak (07/11) telah menelan empat korban jiwa di kawasan bukit di hulu sungai Manguih Katiak yang melalui Jorong Sasai Kandang.
” Sampai saat ini bantuan yang dibutuhkan korban adalah pangan siap saji, makanan siap saji, pakaian layak pakai. Menyusul kemudian perlengkapan sekolah dan pelayanan kesehatan untuk antisipasi dini pencegahan penyakit paska banjir,” papar Dwiko Hari Dastriadi, komandan Disaster Emergency Response (ACT) saat menyalurkan bantuan.
Dwiko menambahkan, bahwa tim akan terus menyalurkan bantuan dari seluruh donatur dan akan tetap mengimplementasikan total disaster management, dalam penanganan bencana hingga korban bencana dapat dibantu secara optimal.
Banjir kini mulai melanda hampir seluruh wilayah negeri ini, mari peduli dan bantu mereka!
|