|
Lumbung Ternak Masyarakat, kerjasama apik ACT dan BAMUIS BNI 2008-04-22 17:48:11
Jakarta, Kamis(17/04/08). ACT bersama BAMUIS BNI akan gelar Launching Program Lumbung Ternak Masyarakat (LTM) di dusun Guyangan, desa Wonolela Kecamatan Pleret, Bantul, Jumat(18/04/08). Launching ini dihadiri oleh Bayu Gawtama, Senior Manager Program, Nurcholis relawan ACT sebagai pendamping dan tentunya masyarakat dusun Guyangan sebagai penerima manfaat.
Lumbung Ternak Masyarakat merupakan Program Recovery ACT untuk korban bencana Gempa di Bantul untuk membantu mereka bangkit dari kesulitan ekonomi. Melalui LTM diharapkan masyarakat terdorong untuk mampu mengelola potensi lokalnya, dalam hal ini ternak kambing. Gayung pun bersambut, BAMUIS BNI memantapkan diri bergabung dengan ACT untuk menyukseskan program ini.
“Selain bagian dari program recovery, LTM sendiri merupakan program pemberdayaan masyarakat. Hasil yang diharapkan masyarakat bisa mandiri secara ekonomi,” terang Rini Maryani, Sekretaris Progam ACT.
“Dalam pelaksanaannya, LTM dilakukan dengan sistem bergulir, yakni 50 KK masing-masing mendapatkan dua kambing yang akan dibudidayakan selama dua tahun. Setelah dua tahun, diharapkan masing-masing KK menghasilkan empat anak kambing dan bibit induknya kemudian akan diserahkan ke 50 KK lainnya di dusun Jambon, desa Wonolela, Pleret Bantul untuk dibudiyakan lagi,” papar Rini.
Rini menambahkan, bahwa pemilihan dusun Guyangan dan Jambon telah melalui tahap perencanaan. Untuk memaksimalkan keberhasilan program ini, beberapa tahap perencanaa telah dilakukan diantaranya meliputi; penentuan target lokasi dengan kelayakan pakan ternak, organisir masyarakat sebagai penerima manfaat, pemilihan relawan lokal sebagai pendamping dan pembuatan skema ternak bergulir.
Memberikan bantuan yang berdaya guna dengan mendorong partisipasi masyarakat agar mampu mengelola potensi lokal, dengan semangat pemberdayaan, terutama di lokasi pasca gempa, merupakan tujuan utama program recovery ini. Maka dengan semangat itu, harapan besar LTM bisa membantu masyarakat dusun Guyangan mandiri secara ekonomi.
|