Food for School
 
   Kamis, 25 Rabiul Awwal 1431 / 11 March 2010
 
Head Office
Perkantoran Ciputat Indah Permai
Jl. Ir. H. Juanda No. 50
Blok B-8 Ciputat 15419
Telp. +62 21 741 4482
Fax. +62 21 742 0664
Email : info@aksicepattanggap.com

Donation
Rekening ACT Aksi Cepat Tanggap :

Bank BNI Syariah
No. Rek. 96110239

Bank Syariah Mandiri
No. Rek. 0040119999

Bank Mandiri
No. Rek. 1280004555808

Bank Muamalat Indonesia
No. Rek. 3040022915

Bank Central Asia
No. Rek. 6760303133

Transfer Internasional BCA
Swift Code : CENAIDJA

Penelusuran
Cari :


Kategori :


Gugah
ACT Malaysia Upaya Merajut Kejayaan Nusantara
2008-08-28 17:31:19

ACT MALAYSIA

UPAYA MERAJUT KEJAYAAN NUSANTARA

 

 


TUJUAN DAN MANFAATNYA

  1. Peran aktivitas sosial-kemanusiaan bisa merupakan sarana silaturahmi sosial, silaturahmi kemasyarakatan antar bangsa nusantara
  2. Berupaya menjadi kontributor dalam membantu menyelesaikan berbagai persoalan sosial dari kemanusiaan di nusantara khususnya
  3. Berupaya mewujudkan masyarakat nusantara yang adil dan sejahtera
  4. Berupaya menjadi pelopor bagi terwujudnya budaya peduli (care culture) masyarakat sebagai prasyarat bagi kebangkitan negeri nusatara
  5. Melalui peran sosial kemanusiaan yang profesional, kita memiliki potensi untuk memimpin perubahan menuju nusantara yang berjaya.  

MENGAPA  ACT MALAYSIA

Ada sejumlah alasan strategis pentingnya kehadiran ACT Malaysia  :

  1. Alhamdulillah nama ACT sendiri universal, jadi bisa hadir dimana saja termasuk di Malaysia
  2. Berbagai persoalan sosial dan kemanusiaan telah, sedang, dan berpotensi terus  melanda warga masyarakat nusantara
  3. Berbagai persoalan itu antara lain  adalah  :
  • Maraknya berbagai bencana alam di Indonesia
  • Konflik vertikal di Patani, Moro, Birma, Srilanka, dan berbagai negeri Muslim lainya yang memerlukan uluran tangan dan peran aktif kita
  • Pada akhirnya semua kejadian bencana maupun konflik bermuara pada satu persoalan laten yaitu, kemiskinan
  • Kemiskinan merupakan ancaman eksistensi umat di nusantara karena kemiskinan akan menghantar umat menjadi bodoh dan terbelakang. 
  • Di sisi lain, peran-peran pemerintah di Nusantara masih sangat terbatas, sehingga persoalan sosial kemanusiaan tidak kunjung terselesaikan.
  • Penyelesaian persoalan kemiskinan selalu menggunakan instrumen pinjaman luar negeri alias berhutang, tidak ada upaya serius untuk membangun kemandirian negeri
  • Merajelelanya Korupsi (KKN, Indonesia) menjadikan masyarakat semakin tak berdaya
  • Sementara peran-peran NGO, baik lokal maupun internasonal juga belum maksimal, selain banyak di antara NGO-NGO itu yang menjadikan kemiskinan sebagai komoditi belaka sehingga pada akhirnya melestarikan kemiskinan itu sendiri.     
  1. Saat ini, peran sosial-kemanusiaan adalah yang paling mungkin bisa kita perankan
  2. Diantara 4 negara nusantara, hanya Malaysia yang bisa dikategorikan berhasil dalam  mensejahterakan warganya
  3. Hal ini menjadikan Malaysia sebagai Negara donor sosial bagi Negara nusantara lainya
  4. Malaysia paling berpeluang untuk mempelopori rekonstruksi sosial di nusantara   
  5. Sedangkan Indonesia, walaupun sumber daya alamnya melimpah dan jumlah penduduknya terbesar no 4 di dunia, tetapi Indonesia menjadi negeri paling miskin dan paling korup di jagat raya.

STAKEHOLDERS ACT

Sasaran stakeholders operasional lembaga harus mencakup keseluruhan pihak yang berkepentingan, antara lain misalnya :

  1. Masyarakat umum  (general society) sebagai stakeholder utama
  2. Corporate dan network yang dimilikinya
  3. Institusi-institusi masyarakat dan network yang dimilikinya
  4. Network luar negeri yang  bisa diakses
  5. Media massa : Media cetak (Koran, Majalah, Tabloid), TV, Radio, Website, etc
  6. Volenteer (relawan) : profesional, pelajar, purna-karya (pensiunan), etc

KONSENTRASI PERAN ACT

  1. Fokus khusus aktivitas program ACT adalah Negara-negara nusantara : Indonesia, Malaysia, Philipina, Thailand, Birma, Vietnam, Kamboja, dan Srilanka
  2. Negara-negara kategori bemasalah sosial-kemanusiaan di seluruh dunia, khususnya negara-negara Muslim : Palestina, Sudan, Bangladesh, Irak, Afganistan, etc

KAPAN ACT HARUS BERPERAN?

  1. Aktivitas peran sosial dan kemanusiaan ACT bisa dilakukan baik secara regular maupun non-regular.
  2. Untuk program-program regular, ACT harus aktif menginisiasi program-program pemberdayaan bagi kemandirian masyarakat sebagai bagian penting dari agenda pengentasan kemiskinan dengan fokus pada isu-isu strategis seperti : pangan, papan, kesehatan, dan pendidikan
  3. Untuk program Non-regular, ACT hadir saat terjadi kondisi emergensi sosial seperti bencana alam atau konflik yang menimbulkan gelombang pengungsi penduduk, ACT harus tetap menjadi pelopor dalam misi-misi penyelamatan dan bantuan yang profesional

 
BAGAIMANA STRATEGI IMPLEMENTASINYA?

Disain program :

  1. Susun rencana strategis lembaga : jangka pendek, menengah, dan jangka panjang
  2. Alokasikan sumber daya manusia (SDM) yang profesional :
    • Visioner (social entrepreneur),
    • Organisatoris skill,
    • Managerial skill,
    • Leadership skill,
    • Focus  and totality.
  3. Prinsip opersionalisasi :
    • Tetap dedikasikan sebagai lembaga kemanusiaan milik publik yang plural (majemuk)
    • Aspek legal sangat penting untuk diperhatikan
    • Mengemban amanah rahmatan lil’alamin
    • Non diskriminatif
    • Accountable dan transparant
    • Independen dan non partisan
    • Bangun dan kuatkan sinerji : ACT harus mampu menjadi : agen of trust bagi stakeholders
    • Kembangkan komunikasi humanis, menggugah dan menggerakan kepedulian sesama

     4. Rancang Program yang memenuhi kriteria humanis :

    • Strategic
    • Sustainable
    • Multiplier effect
    • Massive impact
    • Unique

 SINERJI KELEMBAGAAN

Ruang lingkup dan target

  1. Posisioning
    • ACT adalah foundation, lembaga nirlaba atau lembaga sosial kemanusiaan yang memiliki visi, misi, dan brand yang sama
    • Pada dasarnya ACT Indonesia dan ACT Malaysia adalah milik dan asset publik  masing-masing negara
    • ACT Indonesia dan ACT Malaysia adalah lembaga mandiri, independen, tanpa saling ketergantungan  
  2. Sinergi manajemen :
    • ACT Ind-Maly, menjadi embrional ACT Internasional
    • Secara manajemen harus dimungkinkan adanya integrasi manajemen (holding internasional) yang diprakarsai kedua belah pihak
    • Secara manajemen, baik ACT Indonesia maupun ACT Malaysia adalah mandiri, independen, tanpa saling tergantung
    • Meskipun perlu dipikirkan standarisasi manajemen
    • Pengembangan capacity building manajemen untuk meningkatkan kemampuan manajemen masing-masing 
  1. Sinerji pengembangan Sumber Daya Manusia
    • Kerjasama dalam pengembangan sumberdaya manusia, baik knowledge maupun skill manajerial untuk pengembangan lembaga
    • Bentuknya sinerji dapat dilakukan melalui training bersama atau magang di masing-masing pihak
    • Pengiriman SDM lembaga pada event internasional 
  1. Sinerji Program (proyek)
    • Menginisiasi program atau proyek bersama baik di Indonesia, Malaysia, maupun di negara lainnya
    • Melakukan FGD atau event lainya untuk eksplorasi dan inisiasi program
    • Program masing-masing bisa diklaim sebagai portofolio bersama, sesuai kebutuhan untuk kepentingan lembaga masing-masing
  1. Sinerji Marketing (partnership),
    • Kerjasama dalam pengembangan program partnership di masing-masing negara
    • Pengembangan jejaring partnership internasional
    • Kerjasama pengembangan SDM partnership 
  1. Sinerji pengembangan jejaring internasional
    • Menginisiasi pengembangan lembaga di berbagai negara lainya
    • Menyelengarakan event bertaraf internasional sesuai kebutuhan
    • Melakukan internasionalisasi lembaga pada tingkat internasional (go publicly international)
  1. Sinerji Brand image :
    • Perlu dipikirkan dan dipertimbangkan agar logo ACT bisa menjadi logo internasional
    • Standarisasi brand image lembaga
  2. Sinerji pegembangan bisnis (investasi)
    • Kerjasama pengembangan bisnis untuk pengembangan lembaga di masing-masing negara

PENUTUP

  • Rasulullah SAW bersabda “bukan umatku orang yang membiarkan tetangganya menangis karena kelaparan sementara dirinya tertidur kekenyangan”. 
  • Rasulullah SAW adalah pahlawan kemanusiaan dan kepedulian. Pantaslah jika beliau mengatakan bahwa, sebaik-baik hamba Allah adalah hamba Allah yang paling bermanfaat untuk orang lain.
  • Barangsiapa mengaku umat Rasulullah SAW, maka hendaknya ia peduli dan berupaya sebisa mungkin agar hidupnya bermanfaat bagi orang lain, lebih-lebih bagi saudaranya yang se-iman. 
  • Kita songsong bangkitnya negeri nusantara yang berperadaban kepedulian dari negeri yang jaya lahir dan batin, negeri yang penuh berkah, dan Rahmat Allah SWT. Wallahu’alam Bishawab.

 

Jakarta, 22 Agustus  2008  

          

 Ahyudin



Informasi Aktual
BNI 46 Datangkan 3 Truk Logistik

Untuk menjaga ketersediaan logistik, BNI 46 dan BAMUIS BNI 46 mengirimkan berbagai logistik yang dibawa 3 truk. Isinya antara lain beras, air mineral, sayur mayur, daging ayam, bubur bayi, telur, minyak goreng, dan lain-lain. Selain itu, truk tersebut juga berisi pembalut, personal hygiene, dan sandang layak pakai. Gempa bumi yang disusul oleh bencana tanah longsor di desa Cikangkareng membuat masyarakat harus mengungsi karena rumah mereka sudah rusak dan khawatir terjadi gempa dan longsor susulan.


Penyaluran Bantuan ACT-Unilever Tembuh Daerah Terpencil

ACT salurkan bantuan kemanusiaan dari Unilever untuk korban bencana gempa di Garut. Sampai saat ini bantuan berupa kebutuhan sehari-hari telah didistribusikan di Kabupaten Garut telah dinikmati para korban gempa  di lima desa di Kabupaten Garut.



Humanitarian Care Society
Daftar Donatur
klik di sini untuk melihat donatur dan donasi mereka.

Daftar Relawan
masih banyak saudara kita yang membutuhkan bantuan tenaga kita, segera daftarkan diri anda jangan tunda lagi. klik di sini untuk mendaftar. Klik di sini unutk melihat daftar terdaftar.

Join ACT Mailing List (milis)


Our Partners